10 Spot Cantik di Wayag dan Tips Liburan ke Raja Ampat

Raja Ampat adalah bucketlist bagi banyak traveler Indonesia. Serpihan surga di bagian barat “kepala burung” pulau Papua ini memiliki keindahan alam yang tak ada duanya di Indonesia.

Secara garis besar, dua wilayah yang paling banyak dituju traveler di Raja Ampat adalah Wayag dan Misool. Wayag berada di bagian utara, berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik, sedangkan Misool di kawasan selatan, dekat dengan Maluku.

Karena akses dan jarak tempuh yang lebih cepat dari Sorong -cuaca Wayag juga lebih bersahabat dibandingkan Misool, Wayag lebih banyak dikunjungi wisatawan. Wayag juga makin populer pasca kunjungan Presiden Jokowi ke Pianemo.

Idealnya sih perlu waktu minimal tiga hari dua malam untuk explore spot-spot khas Raja Ampat di Wayag. Dalam tiga hari, setidaknya kamu bisa mengunjungi sepuluh spot cakep berikut ini.

Sawandarek

Pulau ini terkenal sebagai salah satu pusat rehabilitasi dan budidaya terumbu karang di Wayag. Aktivitas utama di Sawandarek adalah snorkeling, free dive, dan diving di sekitar dermaga. Hamparan karang meja, karang lunak, serta ribuan ikan berbagai jenis dan ukuran dijamin bikin kamu betah berlama-lama menyelam di sini.

Danau Bintang

Untuk menikmati pemandangan danau bintang, kamu mesti mendaki tebing karang sekitar 15 menit. Jangan lupa pakai sepatu atau sandal gunung agar treking lebih aman dan nyaman. Dari puncak bukit ini terlihat pantai yang dikelilingi tebing karang yang bentuknya menyerupai bintang.

Pemandangan danau bintang dari puncak

Puncak Pianemo

Inilah salah satu ikon Raja Ampat yang juga terkenal sebagai lokasi foto Presiden Jokowi. Jalur menuju puncaknya sudah sangat nyaman, dari dermaga hingga puncak kita tinggal mengikuti anak tangga yang terbuat dari kayu. Dari view point Pianemo ini kamu bisa menikmati pemandangan lautan biru kehijauan dengan pulau-pulau kecil yang tersebar khas panorama Raja Ampat.

Pianemo, spot paling populer di Raja Ampat

Salio

Dermaga desa nelayan Salio menawarkan suasana tenang karena lautnya membentuk teluk seperti huruf “U”. Beningnya air laut terlihat saat kelompok schooling fish melintas di sekitar dermaga. Tempat ini juga menjadi spot terbaik menikmati sunrise dan sunset. Saat cuaca cerah, kamu juga bisa mendapatkan momen stargazing, memandang ribuan bintang yang bersinar terang pada malam hari.

Senja di dermaga Salio

Puncak Wayag 1

Ada dua puncak Wayag yang terkenal, yaitu Wayag 1 dan Wayag 2. Selain perbedaan bentuk pemandangan dari puncak bukit, jalur treking-nya pun berbeda. Wayag 1 relatif lebih teduh dan landai dibandingkan Wayag 2. Tapi kamu harus tetap hati-hati karena belum ada tangga menuju puncaknya, hanya jalur berbatu yang tajam dan licin pada musim hujan.

Amazing view dari puncak Wayag 2

Puncak Wayag 2

Jalur treking di Wayag 2 lebih berat daripada Wayag 1, tapi rasa capek, lelah, dan panas terik matahari akan terbayar lunas dengan pemandangan ini.

Lautan biru toska dari puncak Wayag 1

Pantai Wayag 1

Selain treking ke puncak bukit, di Wayag 1 ini kamu juga bisa berenang dan snorkeling, air lautnya bening dan perairannya tenang tidak ada ombak.

Spot snorkeling di pantai Wayag 1

Waigeo

Berinteraksi dengan hiu di habitat alamnya ini bisa kamu lakukan di dermaga kantor konservasi Waigeo. Hiu-hiu sepanjang tiga sampai empat meter ini akan mendekat saat diberi umpan dan berenang di sekitar kaki kamu. Selama tidak melakukan gerakan spontan atau agresif, hiu-hiu ini tidak akan menyerang. Predator laut ini hanya memburu umpan bersama ratusan ikan-ikan lain yang juga mendekat ke pantai.

Berinteraksi dengan hiu di Waigeo

Pasir Timbul

Seperti namanya, spot yang satu ini hanya bisa dikunjungi saat air laut surut. Hamparan pulau berpasir yang memanjang dikelilingi birunya laut Raja Ampat membuat lokasi ini sangat fotogenik.

Pasir timbul di Wayag

Arborek

Arborek adalah pulau dengan desa percontohan pengelolaan wisata bahari terbaik di Raja Ampat. Di desa ini terdapat taman baca anak-anak, sekolah dasar, gereja, dan sejumlah homestay. Aktivitas snorkeling dan free dive bisa dilakukan di sekitar dermaga.

Salah satu sisi pantai desa Arborek

Tips Liburan di Wayag

• Setiap wisatawan wajib membeli pin atau kartu Raja Ampat sebagai tarif jasa lingkungan yang berlaku selama satu tahun. Harga pin per orang untuk WNI Rp 500 ribu, WNA Rp 1 juta. Pin ini juga sebagai tanda masuk kawasan Taman Laut Raja Ampat.

• Satu-satunya cara untuk explore Wayag adalah dengan speedboat. Pastikan kamu sewa speedboat dengan kondisi mesin dalam keadaan baik dan crew yang berpengalaman. Satu speedboat bisa muat 15 sampai 20 orang.

• Pakai baju siap basah untuk snorkeling dan pakaian yang nyaman untuk treking. Sebagian besar aktivitas di Wayag adalah snorkeling dan treking atau mendaki bukit (Danau Bintang, Pianemo, Wayag 1, dan Wayag 2).

• Bawa keperluan pribadi seperti drybag, sunblock, lotion atau spray anti nyamuk, sandal gunung, sepatu treking, sarung tangan, alat snorkeling lengkap dengan fins, dan kamera tahan air bila ada. Untuk yang mengambil paket diving trip, cek kelayakan alat selam dan pilih dive operator yang berpengalaman.

• Jaga kondisi tubuh selama di Raja Ampat dengan banyak minum air putih, vitamin C, dan buah-buahan segar. Maksimalkan waktu istirahat dengan baik, kurangi begadang pada malam hari karena besoknya aktivitas seharian penuh.

• Selama di Raja Ampat, semua menu adalah seafood (bakar dan goreng). Buat yang punya pantangan seafood, bawalah persiapan sendiri seperti abon, sambal kering, atau menu kesukaan lainnya. Bawa juga obat-obatan pribadi karena akan sulit mencari apotik atau toko obat di sekitar penginapan (kecuali di Waisai dan Sorong).

• Selama di Wayag, itinerary bersifat fleksibel karena sangat tergantung pada cuaca dan ombak. Perubahan itinerary sudah biasa terjadi, selama ada koordinasi antara tour operator, crew speedboat, dan peserta trip.

• Pilih trip operator yang sudah berpengalaman membawa group dan memiliki kerja sama yang baik dengan operator lokal di Raja Ampat.

• Usahakan tidak ada gap atau ketimpangan yang terlalu lebar di antara peserta, terutama pada faktor usia dan minat. Misalnya dalam satu kelompok peserta semuanya peminat snorkeling dan free dive, hal ini akan memudahkan pengaturan waktu dan peralatan selama di Raja Ampat.

• Selama di Wayag, jangan terlalu berharap ada sinyal atau jaringan telepon seluler (kecuali di Waisai dan Arborek). Tapi hal ini bukan masalah besar kan karena kita sedang berada di “serpihan surga”, nikmati saja tiap waktu yang berjalan di Raja Ampat, sunrise yang menyinari dermaga, air laut yang tenang dan berwarna biru kehijauan, langit merah jingga saat senja, dan ribuan bintang di langit saat saat malam.

Happy journey to Wayag, a piece of paradise in Raja Ampat!

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *