15 Destinasi Cantik Untuk Liburan di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur ibarat pintu gerbangnya Malaysia, bahkan Asia. Hampir semua trip saya ke negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina, Kamboja, dan negara-negara Asia Timur macam Jepang dan Korea selalu transit di ibukota Malaysia ini.

Bolak-balik transit dan tinggal beberapa hari di Kuala Lumpur tidak bikin bosen karena ada banyak spot-spot menarik di kota ini. Susana kota yang nyaman untuk tinggal, perpaduan budaya Melayu China India dan Arab yang hidup bersama, mudahnya akses transportasi publik, dan kuliner yang lezat adalah beberapa hal yang saya suka dari Kuala Lumpur.

Nah, kalo kamu juga berkesempatan singgah di Kuala Lumpur, berikut 10 spot cakep yang wajib dikunjungi untuk memenuhi bucketlist kamu menjelajah ibu kota Malaysia ini.

Petronas Twin Tower

Menara kembar Petronas

Menara kembar setinggi 452 meter ini sudah jadi simbolnya Kuala Lumpur, bahkan Malaysia. Lokasinya sangat mudah diakses dari kawasan Bukit Bintang dengan naik bis gratis GOKL, atau naik LRT turun di stasiun KLCC.

KL Tower

Monorail melintas dengan latar belakang KL Tower

Jangan bingung ya, KL Tower beda dengan Petronas Twin Tower. Menara tunggal ini lebih dulu ada dibandingkan si kembar. Di KL Tower kamu bisa naik ke menara pandang setinggi 276 meter, lebih tinggi dari menara pandang di Twin Tower.

Chinatown

Suana di gerbang Petaling Street Chinatown
Menjelajah Chinatown Kuala Lumpur

Chinatown di Kuala Lumpur juga dikenal dengan nama Petaling Street, atau dalam bahasa Mandarin disebut “Chee Cheong Kai” yang artinya Jalan Pabrik Tepung, karena dulunya banyak pedagang China yang jualan tepung di sini. Sekarang, Chinatown dikenal sebagai pusat perbelanjaan, oleh-oleh, souvenir, dan kuliner dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan pertokoan modern di KLCC dan Bukit Bintang.

Menuju Chinatown: Dari Bukit Bintang bisa naik bis gratis GO-KL jalur ungu.

Central Market

Bagian depan Central Market atau Pasar Seni
Kasturi Walk ini lokasinya pas di samping kiri Central Market

Central Market atau Pasar Seni adalah tempat berburu oleh-oleh khas Kuala Lumpur dengan harga yang murah meriah. Di sebelah Central Market ada Kasturi Walk, dengan perpaduan gerai souvenir dan kuliner. Tak hanya barang-barangnya yang unik, bangunan di dalam Central Market pun mengangkat tema lokal, seperti Jonker Street di Melaka dan Peranakan Baba-Nyonya. Central Market sangat ramai saat perayaan hari libur nasional Malaysia seperti Hari Raya, Chinese New Year, Deepvali, dan Tahun Baru.

Batu Caves

Patung berlapis emas Dewa Murugan di depan area Batu Caves
Sejak akhir 2018 lalu tangga Batu Caves dicat warna-warni

Batu Caves lokasinya agak jauh dari pusat kota Kuala Lumpur, sekitar 11 kilometer atau 30 menit naik LRT dari KL Sentral. Batu Caves merupakan komplek peribadatan orang Hindu Tamil berupa goa di tengah bukit kapur. Ada anak tangga warna-warni setinggi 100 meter menuju kuil di dalam goa, di dalamnya banyak terdapat patung dan lukisan Hindu. Yang identik adalah patung emas Dewa Murugan setinggi 42 meter di depan goa.

Menuju Batu Caves: Dari KL Sentral naik KTM tujuan Batu Caves.

Sultan Abdul Samad Building

Bangunan seperti istana di depan komplek Padang Merdeka

Lokasi ini juga sering disebut sebagai Dataran Merdeka, identik dengan gedung Sultan Abdul Samad yang bentuknya menyerupai istana dengan gaya arsitektur perpaduan budaya India, Melayu, dan Persia.

Masjid Jamek

Terletak di pertemuan Sungai Klang dan Sungai Gombak,.gaya arsitektur masjid ini sepintas mirip dengan Sultan Abdul Samad Building, karena memang dirancang oleh orang yang sama, Arthur Hubbock. Di sekitar masjid terdapat pusat perbelanjaan dan oleh-oleh, terutama busana muslim, dengan harga murah, asal pandai-pandai menawar. Untuk ke masjid ini bisa naik KTM dan turun di stasiun Masjid Jamek.

KL City Gallery

Tampak depan gedung museum yang kini jadi KL City Gallery
Mengamati langsung proses pembuatan souvenir di KL City Gallery

KL City Gallery adalah museum yang kini dikelola menjadi destinasi publik yang modern. Di dalamnya kita bisa melihat dan mempelajari sejarah Malaysia dari jaman kolonial hingga sekarang. Kita juga bisa melihat langsung proses pembuatan berbagai macam souvenir khas KL City Gallery.

Thean Hou Temple

Thean Hou, kuil cantiknya Kuala Lumpur

Thean Hou berarti “ratu surga”, salah satu kuil paling cantik di Kuala Lumpur. Kuil ini identik dengan bangunan beberapa tingkat dan ratusan lampion di gerbang masuknya. Selain untuk ibadah, kuil Thean Hou juga kerap digunakan untuk berbagai acara, terutama saat perayaan Chinese New Year.

Putrajaya

Masjid Pink di pinggir danau yang jadi simbol Putrajaya

Kawasan Putrajaya ini sebenarnya adalah “kota kecil” dengan gedung-gedung pusat administrasi Pemerintah Federasi Malaysia. Salah satu bangunan yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Masjid Putra, terkenal dengan julukan Masjid Pink.

National Monument

Monas-nya Malaysia

National Monument adalah taman dengan patung di tengah-tengahnya yang menggambarkan perjuangan kemerdekaan Malaysia. Salut dan respek untuk bangsa Malaysia yang begitu menghargai jasa-jasa pahlawan pendiri bangsa mereka.

Istana Negara

Gerbang Istana Negara

Istana Negara adalah tempat tinggal Yang Dipertuan Agong alias Raja Malaysia. Area ini tidak dibuka untuk umum, tapi wisatawan masih bisa foto-foto di depan pintu gerbangnya. Kalo ingin menuju lokasi ini, cara paling gampang adalah naik bis KL Hop-On-Hop-Off dari beberapa titik di Bukit Bintang.

Jalan Alor

Suasana malam di Jalan Alor
Beragam kuliner pilihan di Jalan Alor

Jalan Alor adalah tempat wajib bagi penikmat kuliner yang mulai buka tiap sore. Ada puluhan gerai makanan di sepanjang jalan ini, mulai dari seafood, Chinese food, makanan ala Melayu, Indonesia, Thailand, Vietnam, India, dan macam-macam jajanan kekinian. Lokasinya sangat gampang dicari, tepat di belakang stasiun monorel Bukit Bintang.

Selain tempat-tempat yang lokasinya di sekitaran pusat kota Kuala Lumpur, ada juga beberapa destinasi yang bisa dikunjungi one day trip, berikut rekomendasinya.

Melaka

Dutch Square Melaka dengan bangunan khas Gereja Merah

Melaka adalah destinasi favorit di luar kota Kuala Lumpur. Melaka kental dengan suasana campuran budaya timur (Melayu, China, Jepang) dan barat (Portugal, Spanyol, Inggris). Kulinernya juga mantap dan beragam, serta banyak spot-spot cantik semacam Red Church, Dutch Square, A Famosa, Jonker Street, dan Melaka River.

Genting Highland

Kereta gantung menuju Genting Highland

Buat yang pengen naik kereta gantung dan main kasino, Genting Highland jangan sampai dilewatkan. Area eksklusif Resort World ini jaraknya sekitar dua jam perjalanan dari Kuala Lumpur. Genting Skyway atau kereta gantung menuju Resort World kadang berhenti saat cuaca hujan atau angin kencang, tapi wisatawan tetep bisa ke area resort dengan naik mobil atau shuttle yang telah disediakan.

Colmar Tropicale

Nuansa pedesaan Perancis di Colmar Tropicale Kuala Lumpur

Destinasi anti mainstream di Kuala Lumpur ini jaraknya cuman sejam aja dari pusat kota. Untuk kesini kita bisa naik shuttle dari Berjaya Times Square. Sesuai namanya, bangunan di sini dibuat mirip seperti Colmar, sebuah kota di Perancis. Mulai dari gerbang masuk sampai bagian belakang berasa suasana pedesaan Perancis. Di sini juga ada pertunjukkan pada jam-jam tertentu.

Mungkin ada spot favoritmu lainnya di KL dan sekitarnya yang mungkin terlewat? Sampaikan pada kolom komentar di bawah.

You may also like...

Popular Posts

Beri Komentar