Tokyo, musim semi, sakura, dan hanami.

Tapi tidak untuk tahun ini. Musim semi yang biasanya identik dengan mekarnya bunga sakura dan tradisi hanami berubah menjadi sepi dan dingin di Tokyo.

Sedingin salju musim semi yang turun sepanjang akhir Maret kemarin. Cuaca dingin menyelimuti Tokyo ketika biasanya cuaca sudah mulai hangat. Deretan pohon sakura yang mulai mekar dengan bunga warna pink dan putih pun tertutup salju.

Fenomena unik ini adalah yang pertama dalam 32 tahun terakhir. Menurut Badan Meteorologi Jepang, udara tekanan rendah selama akhir bulan Maret mengubah hujan menjadi salju.

Baca juga: Lokasi Hanami dan Bunga Sakura di Tokyo, Osaka, dan Kyoto

Bukan hanya Tokyo yang dilanda salju musim semi, tapi juga beberapa daerah lain seperti Tochigi, Ibaraki, Saitama, Chiba, dan Kanagawa.

Fenomena ini bersamaan dengan pandemi virus corona yang masih melanda Jepang. Hingga akhir Maret, tercatat 2000 orang positif, 424 sembuh, dan 59 meninggal akibat Covid-19 di Negeri Sakura.

Pemerintah Tokyo meminta warganya tetap di rumah selama akhir pekan. Festival sakura dan hanami di beberapa tempat populer seperti Ueno Park dan Yoyogi Park dibatalkan untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Lihat juga: Foto-foto awal musim semi Jepang di tengah pandemi corona

Beri Komentar