Kelabba Maja dan Lima Destinasi Alam di Pulau Sabu

Pulau Sabu di Provinsi Nusa Tenggara Timur relatif belum banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Lokasi Pulau Sabu yang berada di tengah Laut Sawu dan lamanya penyeberangan dari Kupang dan Sumba menjadi salah satu faktor belum populernya pulau ini.

Baca juga:ย Pulau Sabu dan Kisah James Cook di Tengah Laut Sawu

Sederet destinasi wisata alam membuat Pulau Sabu layak masuk dalam bucketlist perjalanan kamu ke Indonesia timur.

Kelabba Maja

Wisata alam paling populer di Pulau Sabu tentu saja Kelabba Maja yang juga dijuluki sebagai Grand Canyon-nya Nusa Tenggara Timur.

Deretan tebing kapur berwarna merah tua, pink coklat, putih, dan kelabu di Kelabba Maja ini diperkirakan sudah berusia lebih dari 70 juta tahun.

Pemandangan batuan kapur di Kelabba Maja
Kelabba Maja juga disebut sebagai Grand Canyon Indonesia

Menurut bahasa setempat, Kelabba Maja berasal dari kata “kelabba” yang berarti tanah abu dan “maja” yang bermakna tempat para dewa. Warga setempat meyakini Kelabba Maja sebagai tempat berdiamnya Maja atau dewa leluhur mereka di Hawu Mehara.

Tiga batu berdiri yang dianggap sakral di Kelabba Maja

Kelabba Maja juga pernah dinobatkan sebagai Surga Tersembunyi Terpopuler dan meraih juara Anugerah Pesona Indonesia (API) pada tahun 2018.

Sebuah penghargaan tingkat nasional yang jadi momentum positif bagi pelaku wisata dan warga setempat untuk mempromosikan Kelabba Maja dan obyek-obyek wisata lainnya di Pulau Sabu.

Kelabba Maja mendapat penghargaan Surga Tersembunyi Terpopuler
Pemandangan Kelabba Maja dengan latar belakang Laut Sawu

Goa Lie Madira

Goa ini hampir mirip dengan Goa Kristal di Kupang. Untuk masuk ke dalam goa, kita mesti lewat lorong kecil dan gelap sejauh 100 meter. Di dalam goa ada kolam air tawar yang dingin dan segar.

Desa Adat Namata

Desa Adat Namata mengingatkan kita pada beberapa desa adat lainnya di Flores dan Sumba. Yang unik dari desa adat ini adalah sembilan batu besar yang dikeramatkan di sebuah bukit. Konon sembilan batu-batu besar ini semuanya berasal dari dasar laut.

Sembilan batu keramat di Desa Adat Namata
Desa adat di atas bukit Pulau Sabu

Pengunjung Desa Adat Namata bisa menyewa baju adat Sabu dan berfoto dengan latar belakang suasana kampung Namata.

Bersama pendeta Desa Adat Namata

Danau Lederaga

Sepintas Danau Lederaga mirip Danau Wekuri di Pulau Sumba, dengan ukuran yang lebih kecil dan suasana lebih sepi dan alami. Hampir tak ada pengunjung di danau ini, bahkan tak semua penduduk Sabu tahu lokasi Danau Lederaga.

Danau Lederaga

Pantai Lederaga

Pantai ini lokasinya masih di area Danau Lederaga, dengan pemandangan batuan karang yang menjulang tinggi. Dari tebing di pantai ini juga terlihat Pulau Raijua di sisi barat Pulau Sabu.

Tebing karang di Pantai Lederaga

Pantai Seba

Lokasinya di bagian utara dan selatan dermaga Pelabuhan Seba. Pantainya landai dan bersih, cocok untuk berenang karena ombak dan arusnya tak terlalu besar.

Pantai Seba

Pantai Seba juga menjadi lokasi yang sempurna untuk menikmati sunset setelah seharian keliling tempat-tempat eksotik di Pulau Sabu.

Sunset Pulau Sabu di Pelabuhan Seba

Lihat foto-foto dari Pulau Sabu di sini.

You may also like...

Popular Posts

Beri Komentar