Koper vs Ransel: Cara Traveling ke Labuan Bajo

Flores, sesuai namanya yang berarti bunga, pulau di Nusa Tenggara Timur ini memang dianugerahi alam dan budaya yang cantik dan eksotik.

Satu minggu traveling ala backpacker pun mungkin tak akan cukup untuk menikmati tiap sudut keindahan dan keunikan wilayah ini, dari Labuan Bajo dan Kepulauan Komodo di ujung barat, Danau Kelimutu di kawasan tengah, hingga Kepulauan Alor di timur Flores.

Labuan Bajo adalah “pintu masuk” utama ke Flores, khususnya untuk wisatawan yang menuju Labuan Bajo dan Kepulauan Komodo. Bagaimana cara menuju Labuan Bajo?

Bandara El Tari, lokasi transit saat pulang dari Flores
Bandara El Tari, lokasi transit saat pulang dari Flores

Ala Koper

Ada penerbangan tiap hari dari Jakarta ke Labuan Bajo. Kalo dari daerah lain, kamu harus transit dulu di Denpasa, kemudian lanjut ke Labuan Bajo. Bandara Komodo kini sudah bisa dilandasi oleh pesawat besar, sejenis Citilink. Kamu juga bisa terbang dari kawasan timur seperti Kupang. Ada penerbangan dari Kupang menuju beberapa daerah di Flores seperti Ende, Alor, dan Maumere.

Biaya: Tiket Garuda Jakarta-Labuan Bajo -direct atau transit- sekitar Rp 4 juta, belum termasuk biaya stay semalam di Labuan Bajo karena tidak ada penerbangan malam di Bandara Komodo.

Perjalanan dari Moni menuju Ende, macet panjang karena longsor
Perjalanan dari Moni menuju Ende, macet panjang karena longsor

Ala Ransel

Kamu bisa ambil jalur darat Jakarta – Surabaya – Denpasar – Lombok. Dari Lombok, kamu bisa “transit” di Terminal Mandalika Mataram, jaraknya sekitar 10 menit naik ojek dari pool Damri Mataram.

Di Terminal Mandalika ini ada banyak pilihan bis Antar Kota Antar Propinsi jurusan Bima. Harga karcisnya sekitar Rp 200 sampai 250 ribu, tergantung PO yang kamu pilih. Biasanya bis-bis ini mulai berangkat sekitar jam 4 sore. Perjalanan Mataram menuju Sape kurang lebih 12-14 jam. Malam harinya ada fasilitas makan gratis di salah satu rumah makan di Sumbawa Besar.

Sampai di Bima sekitar jam 4 pagi, kamu akan pindah ke bis yang lebih kecil tujuan Sape. Perjalanan Bima menuju Sape kurang lebih 2 jam. Setelah tiba di Pelabuhan Sape, segeralah menuju loket ferry dan beli tiket seharga Rp 60.000. Ferry dari Sape menuju Labuan Bajo berangkat tiap hari jam 9 pagi (tergantung cuaca) dengan lama penyeberangan sekitar 6 jam. Siapin bekal makanan dan minuman biar gak mati gaya dan lemas di kapal.

Biaya: Tiket bus Jakarta/Surabaya menuju Lombok kurang lebih Rp 300 ribu, Lombok ke Labuan Bajo Rp 250 ribu, ferry Sape ke Labuan Bajo Rp 60 ribu, total kurang lebih Rp 610 ribu.

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *