Mabuhay! 10 Destinasi Untuk Liburan Sehari di Manila

Filipina ibarat “tetangga jauh”. Meski sama-sama berada di Asia Tenggara, traveler Indonesia yang ke Filipina tak sebanyak ke Singapura atau Bangkok.

Keramahan Filipino, kulinernya yang lezat, dan destinasi wisatanya yang cakep seperti di daerah-daerah timur Indonesia adalah beberapa alasan untuk langsung jatuh cinta pada Filipina.

Sebelum melangkah jauh eksplor Filipina, tak ada salahnya transit sehari-dua hari terlebih dulu di Manila. Kota metropolitan yang jadi ibu kota Filipina ini tak ubahnya Jakarta. Panas. Macet.

Tapi Manila punya beberapa destinasi unik yang sayang untuk dilewatkan. Toh, mau ke kota atau pulau mana pun di negara ini, mau tak mau kita mesti transit di bandara Manila Ninoy Aquino International Airport.

Intramuros
Kawasan heritage peninggalan kolonial Spanyol ini wajib kamu kunjungi di Manila. Ada banyak pemandangan gedung-gedung tua, benteng, dan gereja bersejarah yang bisa dinikmati dengan menaiki andong khas Manila.

Kereta wisata di Intramuros
Kereta wisata di Intramuros

Casa Manila
Bangunan bergaya Latin ini dulunya berfungsi sebagai rumah singgah penguasa Kerajaan Spanyol. Benda-benda dan perabotan di dalamnya masih dijaga utuh sampai jaman milenial sekarang.

Salah satu sudut di dalam Casa Manila
Salah satu sudut di dalam Casa Manila

Manila Cathedral
Nama lengkapnya Manila Metropolitan Cathedral Basilica, dibangun pada abad ke-15. Katedral ini tetap berdiri kokoh meski beberapa kali dilanda perang, kebakaran, angin topan dan gempa bumi.

Bangunan megah Manila Cathedral di Intramuros
Bangunan megah Manila Cathedral di Intramuros

Fort Santiago
Benteng kuno peninggalan kolonial Spanyol ini lokasinya tepat di tepi Sungai Pasig, tak jauh dari Manila Bay. Pada jaman dulu Fort Santiago tak hanya berfungsi sebagai benteng, tapi juga penjara dan tempat eksekusi, termasuk tempat eksekusi pahlawan nasional Filipina, Jose Rizal.

Gerbang masuk benteng Fort Santiago
Gerbang masuk benteng Fort Santiago

Rizal Park
Rizal Park atau sering juga disebut Luneta National Park adalah taman urban yang lokasinya tepat di tengah kota Manila. Sesuai namanya, taman ini didedikasikan untuk mengenang pahlawan nasional Filipina, Jose Rizal. Di taman ini juga ada diorama patung eksekusi Jose Rizal.

Patung eksekusi pahlawan nasional Filipina, Jose Rizal di Rizal Park
Patung eksekusi pahlawan nasional Filipina, Jose Rizal di Rizal Park

Chinatown
Apa yang unik dari Chinatown di Manila? Dibangun pada tahun 1594, konon inilah Chinatown pertama di dunia. Chinatown di Manila merupakan pusat dari perpaduan budaya China, Spanyol, dan Filipina. Tak hanya arsitektur, tetapi juga ragam kuliner yang dijamin bikin kamu betah berlama-lama di kawasan ini.

Perpaduan arsitektur latin dan oriental di Chinatown Manila
Perpaduan arsitektur latin dan oriental di Chinatown Manila

Mall of Asia
Kalau Bangkok punya Platinum dan MBK, Manila punya Mall of Asia, kompleks perbelanjaan terbesar di Manila. Eh, di mall ini juga ada Alfamart lho! Untuk oleh-oleh dengan harga yang lebih murah, kamu bisa mendapatkannya di Greenhills, pusat perbelanjaan grosir seperti Tanah Abang.

Parade drum band di Mall of Asia Manila
Parade drum band di Mall of Asia Manila

Manila Bay
Manila Bay atau Baywalk ini lokasinya di bagian barat Mall of Asia dan di sekitarnya terdapat sejumlah hotel bintang lima. Tempat ini sangat ramai pada akhir pekan, tempat favorit hangout anak muda Manila.

Makati City
Pusatnya backpaker dan wisatawan di Manila, seperti Khaosan Road di Bangkok. Pada malam hari, kawasan ini ramai dengan cafe-cafe dan bar yang dipenuhi wisatawan. Hostel murah untuk backpacker hingga hotel berbintang juga banyak terdapat di sekitar area Makati City.

Jeepney, transportasi khas Filipina di salah satu sudut keramaian Makati City
Jeepney, transportasi khas Filipina di salah satu sudut keramaian Makati City

Food Avenue Makati
Bagi penikmati kuliner, kunjungi Food Avenue di Makati Avenue Road, pusat streetfood Filipina dengan puluhan stand kuliner dan panggung live music. Menu favorit saya adalah sisig dan adobo. Makanan dan sambal di Filipina sepintas agak mirip dengan masakan Sulawesi Utara, macam sambal dabu-dabu. Baca 10 kuliner khas Filipina di artikel ini.

Food festival di Makati City
Food festival di Makati City

Sepuluh destinasi di atas bisa kamu kunjungi dalam sehari di Manila, tips dan trik:

1. Untuk transportasi umum, gunakan Jeepney dan bis kota. Selain lebih murah, jalur-jalur Jeepney dan bis kota di Manila menjangkau hampir semua tempat di atass.
2. Jangan malu bertanya. Mayoritas orang Manila bisa berbahasa Inggris dan sangat ramah pada orang asing, terutama kita dari Indonesia yang secara fisik tak berbeda dengan orang Filipina.
3. Tak ada salahnya menyapa orang lokal dengan bahasa Tagalog seperti Salamat Po (terima kasih) atau Magandang Umaga (selamat pagi).

You may also like...

Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *