Mengenal Festival Tet, Chinese New Year di Vietnam

Perayaan tahun baru China atau Chinese New Year di Vietnam dikenal dengan istilah “Tet Festival” atau biasa disingkat Tet.

Tet sendiri adalah penyebutan singkat dari “Tet Nguyen Dan” atau dalam bahasa Inggris disebut Lunar New Year. Orang Vietnam merayakan Tet dengan berkumpul bersama keluarga, berdoa di pagoda, memasak berbacam kuliner Tet, memasang dekorasi bunga, dan memberi angpao.

Pada intinya, Tet dan Chinese New Year memiliki makna yang hampir sama, seperti harapan pada keberuntungan, kesehatan, kesuksesan, dan kekayaan di tahun yang baru. Tahun ini, Tet dirayakan mulai tanggal 5 Februari dan berlangsung selama tiga sampai tujuh hari dan menjadi hari libur nasional.

Hari pertama Tet biasanya digunakan orang Vietnam untuk mengunjungi keluarga, hari kedua untuk berkunjung ke teman atau kerabat jauh, sedangkan hari ketiga untuk berdoa di pagoda dan liburan. Pada periode ini banyak toko-toko dan restoran yang tutup, terutama di kota-kota besar. Orang Vietnam banyak yang mudik ke daerah sub urban atau kampung halaman. Mirip budaya mudik di kita saat Lebaran.

Suasana perayaan Tet yang meriah di Vietnam

Yang unik dan jadi ciri khas Festival Tet di Vietnam:

Chuc Mung Nam Moi
Saat Imlek, kita biasanya ngucapin Gong Xi Fa Choi. Kalo orang Vietnam beda lagi, mereka punya ucapan khusus yaitu Chuc Mung Nam Moi (baca: cuk meng nam mei) yang artinya Selamat Tahun Baru.

Pentas seni anak-anak menyambut tahun baru di Vietnam

Sakura Vietnam
Orang Vietnam suka bunga, terutama ketika Tet. Ada dua jenis bunga yang laris manis jadi hiasan rumah selama perayaan Tet, yaitu peach flower atau Nhat Tan dan Hoa Mai. Nhat Tan juga sering disebut sebagai sakura-nya Vietnam dan banyak dijumpai di kawasan utara, seperti Hanoi. Sedangkan hoa mai yang berwarna kuning lebih populer di Ho Chi Minh City.

Nhat Tan, bunga Sakura-nya Vietnam yang mekar tiap perayaan Tet

Tanaman lain yang identik dengan Tet adalah pohon jeruk yang biasanya dijadikan hiasan halaman rumah. Buahnya jangan dimakan ya, rasanya kecut gak ada manis-manisnya. Kadang buahnya disemprot dengan bahan pengawet biar gak cepet layu atau keriput.

Hiasan Tet
Macam-macam hiasan yang identik dengan Chinese New Year ini banyak dijumpai di toko-toko souvenir. Jalanan juga dihias dengan bunga dan lampu-lampu. Cakep!

Pernak-pernik tahun baru di Vietnam

Angpao
Orang Saigon menyebutnya Li xi, sedangkan orang Hanoi menyebut angpao yang identik dengan amplop kecil berwarna merah ini sebagai Tien mung tuoi.

Anak-anak menerima angpao tahun baru alias Li Xi

Kuliner
Salah satu makanan khas yang wajib ada setiap Tet adalah banh cung. Modelnya mirip ketupat lebaran, bedanya ketupat Vietnam ini dibungkus dengan daun pisang atau talas, ukurannya tiga-empat kali lebih besar dari ketupat, dan di dalamnya ada potongan bumbu dan daging -biasanya pakai daging ayam atau babi.

Banh Cung, kue tradisional Vietnam yang identik dengan Festival Tet

Festival Kembang Api
Ada di hampir seluruh Vietnam, terutama kota-kota tujuan wisatawan seperti Hanoi, Ho Chi Minh City, Da Nang, Hoi An, dan Ha Long.

Pesta kembang api di Hoan Kiem Lake Hanoi

Berdoa di Pagoda
Orang Vietnam sangat religius -setidaknya mereka yang saya kenal dan lihat sendiri selama beberapa kali traveling ke Vietnam. Mereka mayoritas memeluk Buddha. Pada hari ketiga Tet, warga berbondong-bondong ke kuil dan pagoda untuk berdoa. Salah satu yang paling ramai adalah Pagoda Yen Tu, yang letaknya di puncak gunung. Ngos-ngosan saya sampai di puncaknya dan melihat ratusan orang berdesakan di pagoda ini.

Keramaian di area puncak Yen Tu Pagoda saat liburan Tet

Gambaran suasana liburan Festival Tet di Vietnam

Selama periode Tet, 7 dari 10 orang Vietnam sibuk dengan suasana tahun baru. Mereka sibuk mempersiapkan asesoris, bunga, baju baru, makanan, dan keperluan Tet lainnya. Pasar dan pusat perbelanjaan penuh sesak. Hotel tetap buka, tapi banyak yang penuh dan harganya naik.

Jalanan Hanoi yang biasanya padat, makin macet selama periode ini. Tempat-tempat wisata lokal seperti pantai, taman, danau, dan kuil atau pagoda ramai dikunjungi warga lokal. Banyak juga perayaan Tet di tempat-tempat wisata, seperti barongsai, panggung musik, dan kembang api di malam hari.

Gemerlap suasana jalanan di Hanoi selama perayaan Tet

Apakah recommended liburan ke Vietnam saat Festival Tet?

Kalo kamu punya gaya liburan yang leisure, nyaman, dan tenang, maka Tet bukanlah best time to visit-nya Vietnam. Cuaca pun lebih sering mendung dan berkabut, meskipun sudah jarang hujan. Tapi kalo kamu punya jiwa adventure dan suka membaur dengan orang lokal, ingin merasakan suasana dan kultur yang baru, Tet adalah waktu yang cocok untuk traveling ke Vietnam. Saya merasakan sendiri perjalanan dua minggu di Vietnam selama periode Tet dan sejak itulah saya jatuh cinta pada Vietnam.

Keluarga baru di kota kecil Vietnam, Hai Duong

Tips liburan ke Vietnam saat Festival Tet

Transportasi dan Akomodasi
Transportasi di Vietnam akan sangat ramai, padat, dan macet, mirip musim mudik Lebaran di Indonesia. Pesanlah tiket pesawat dan hotel jauh hari, termasuk tiket bis dan kereta api kalo akan melakukan perjalanan darat selama di Vietnam. Hotel-hotel tetap buka, tapi biasanya ada kenaikan harga selama periode Tet.

Tempat Wisata
Tempat-tempat wisata yang sifatnya “resmi” seperti museum tutup, sedangkan wisata alam, taman, sungai, dan danau tetap buka, kecuali floating market Mekong Delta yang tutup selama perayaan Tet.

Kuliner
Restoran dan rumah makan banyak yang tutup, karena budaya Tet di Vietnam orang lebih suka masak sendiri dan disajikan bersama anggota keluarga. Tet bukan periode yang cocok bagi penikmat wisata kuliner di Vietnam.

Toko dan Souvenir
Toko-toko penjual souvenir dan barang keperluan sehari-hari tetap buka, termasuk pasar-pasar tradisional. Selama periode Tet biasanya toko-toko memberi diskon awal tahun sehingga harga barang-barang lebih murah.

Bank dan Money Changer
Bank-bank dan kantor pemerintahaan, termasuk Kedubes, tutup selama libur nasional. Money changer di kota besar atau destinasi wisata biasanya tutup selama tiga hari awal Tet. Beberapa ATM biasanya kehabisan uang tunai karena banyak warga lokal yang menarik uang.

Cuaca
Karena Tet berlangsung sekitar awal Februari, cuaca di Vietnam masih relatif dingin. Di Hanoi dan sekitarnya (termasuk Halong Bay dan Ninh Binh) kurang lebih 12-15 derajat Celsius. Di kawasan Vietnam tengah seperti Da Nang dan Hoi An, cuaca lebih hangat, sekittar 20-23 C, sedangkan di Ho Chi Minh City relatif hangat sepanjang tahun, sekittar 25-28 C.

Chúc mừng năm mới!

Semoga ulasan tadi bisa memberi gambaran suasana Chinese New Year di Vietnam. Kalo kamu punya pertanyaan apapun tentang Vietnam dan traveling ke Vietnam, jangan ragu untuk mengisi komentar di bawah atau kontak melalui Instagram dan Twitter.

You may also like...

Popular Posts

Beri Komentar