Banyuwangi dan sekitarnya punya destinasi alam yang komplet, mulai dari danau di puncak gunung, padang rumput savana ala Afrika, hutan rimbun yang mistis, sunrise dan sunset di pantai berpasir putih, sampai bawah laut yang istimewa.

Tak hanya itu, akomodasi di Banyuwangi juga menawarkan banyak pilihan, mulai dari hotel budget di tengah kota sampai resort dengan kolam renang pinggir pantai.

Untuk kuliner, siapa yang tak ingin mencoba pedasnya sambal Nasi Tempong, Ayam Betutu, Rujak Soto, atau gurihnya Tahu Walik khas Banyuwangi.

Yang menarik, spot-spot cantik di Banyuwangi tadi bisa dikunjungi weekend trip saja, tak perlu cuti panjang atau tunggu hari libur nasional.

Hari pertama: Jumat

07.00-08.00 – Wisata Pantai Watudodol

Pantai Watudodol lokasinya tepat di tepi jalan provinsi Jawa-Bali. Terdapat resort pinggir pantai yang cocok untuk staycation keluarga. Pantai ini juga menjadi meeting point untuk menyeberang ke Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan.

Hotel Watudodol dengan kolam renang menghadap Selat Bali
Hotel Watudodol dengan kolam renang menghadap Selat Bali

08.00-12.00 – Pulau Menjangan

Pulau Menjangan masuk wilayah Taman Nasional Bali Barat, tapi bisa diakses dari Banyuwangi. Paket one day trip Pulau Menjangan biasanya sudah termasuk alat snorkeling, guide, foto underwater, dan makan siang di Pulau Tabuhan.

Snorkeling di Pulau Menjangan
Snorkeling di Pulau Menjangan

12.00-15.00 – Pulau Tabuhan

Spot berikutnya setelah Pulau Menjangan adalah Pulau Tabuhan. Selesai makan siang, kamu bisa berenang, snorkeling, atau foto-foto di sekitar pantai Pulau Tabuhan, dengan latar belakang Gunung Baluran dan Selat Bali.

Pasir putih Pulau Tabuhan dengan latar belakang Gunung Baluran
Pasir putih Pulau Tabuhan dengan latar belakang Gunung Baluran

Setelah aktivitas pulau-pulau seharian penuh, saatnya kembali ke hotel untuk istirahat dan persiapan menuju Kawah Ijen pada tengah malam.

Tips kuliner hari pertama: Ayam Betutu Banyuwangi

Ayam Betutu khas Bali yang pedas dan gurih juga ada di Banyuwangi lho, lokasinya pun ada di jalur sekitar Pelabuhan Ketapang, dua di antaranya dekat Ketapang, yaitu Ayam Betutu Super Spesial dan Ayam Betutu Mbak Timah.

Ayam Betutu di Ketapang, Banyuwangi
Ayam Betutu di Ketapang, Banyuwangi

Hari kedua: Sabtu

01.00-09.00 – Kawah Ijen

Untuk menuju Kawah Ijen, wisatawan biasanya berangkat tengah malam dari Banyuwangi dan tiba di Paltuding, area pintu masuk Gunung Ijen sekitar jam 2 dini hari. Kemudian dilanjutkan dengan trekking selama kurang lebih 1,5 sampai 2 jam untuk sampai di Kawah Ijen.

Kawah Ijen dengan view danau belerang dan Gunung Raung
Kawah Ijen dengan view danau belerang dan Gunung Raung

Apabila situasi mendukung, wisatawan juga bisa turun ke area kawah untuk melihat aktivitas penambangan belerang tradisional dan api biru alias blue fire yang jadi ciri khas Kawah Ijen.

Setelah matahari muncul, spot foto terbaik ada di area sekitar tebing kawah, dengan pemandangan danau berwarna biru toscha. Periode terbaik ke Kawah Ijen adalah bulan Februari sampai April dan September sampai November.

10.00 – Nasi Tempong

Setelah naik turun gunung, tentu lapar kan? Saatnya berburu Nasi Tempong khas Banyuwangi yang terkenal dengan sambalnya yang super pedas. Ada banyak penjual Nasi Tempong di area sekitar kota, bahkan di pinggir-pinggir jalan. Beberapa rekomendasinya bisa dilihat di sini.

Suka pedas? Belum lengkap ke Banyuwangi sebelum coba Nasi Tempong
Suka pedas? Belum lengkap ke Banyuwangi sebelum coba Nasi Tempong

13.00-15.00 – Hutan Djawatan Benculuk

Setelah mandi dan istirahat sejenak di hotel, saatnya kembali eksplore Banyuwangi. Siang hari adalah saat yang tepat menuju Hutan Djawatan. Deretan pohon trembesi yang rimbun dan menjulang tinggi membuat lokasi ini memberi kesan unik, instagramable, sekaligus mistis khas Banyuwangi.

Hutan Djawatan yang juga sering disebut Hutan Lord Of The Rings
Hutan Djawatan yang juga sering disebut Hutan Lord Of The Rings

15.00-18.00 – Sunset di Pantai Pulau Merah

Sunrise of Java Banyuwangi juga punya spot sunset yang istimewa, yaitu Pantai Pulau Merah. Pantai ini juga terkenal dengan ombaknya dan sering menjadi venue surfing tingkat nasional dan internasional.

Sunset dan gulungan ombak di Pantai Pulau Merah
Sunset dan gulungan ombak di Pantai Pulau Merah

18.00-20.00 – Kuliner Tahu Walik dan Rujak Soto

Kuliner khas Banyuwangi lainnya, Tahu Walik
Kuliner khas Banyuwangi lainnya, Tahu Walik
Hanya ada di Banyuwangi, rujak campur soto alias Rujak Soto
Hanya ada di Banyuwangi, rujak campur soto alias Rujak Soto

Hari ketiga: Minggu

05.00-07.00 – Sunrise di Pantai Boom

Mengawali hari terakhir di Banyuwangi, tak ada salahnya bangun lebih pagi untuk menuju Pantai Boom. Dari pantai ini kamu bisa menjadi penikmat sunrise pertama di Pulau Jawa.

Sunrise of Java dari Pantai Boom. (foto: Yukbanyuwangi)
Sunrise of Java dari Pantai Boom. (foto: Yukbanyuwangi)

07.00-11.00 – Taman Nasional Baluran

Destinasi terakhir sebelum meninggalkan Banyuwangi adalah Taman Nasional Baluran yang masuk wilayah Kabupaten Situbondo. Baluran terkenal dengan julukan Africa Van Java karena memiliki pemandangan savana, gunung, dan satwa padang rumput yang konon mirip di Afrika.

Savana Bekol di Taman Nasional Baluran
Savana Bekol di Taman Nasional Baluran

Selain padang rumput, Taman Nasional Baluran juga punya Pantai Bama yang berpasir putih dan hutan mangrove.

Menepi sejenak dari teriknya Baluran di Pantai Bama
Menepi sejenak dari teriknya Baluran di Pantai Bama
Area hutan Mangrove di Taman Nasional Baluran
Area hutan Mangrove di Taman Nasional Baluran

Where to stay?

Hotel di Banyuwangi, terutama di sekitar Pelabuhan Ketapang dan Kalipuro, identik dengan hotel pinggir pantai, kolam renang, deretan pohon kelapa, dan view sunrise Selat Bali.

Beberapa di antaranya adalah Ketapang Indah, Dialoog, Grand Watudodol, Ilara, Villa Solong, dan Mirah Hotel. Penginapan budget 100 ribuan juga banyak terdapat di sekitar Pelabuhan Ketapang dan jalur utama menuju kota Banyuwangi.

Mirah Hotel, salah satu akomodasi pilihan di sekitar Ketapang, Banyuwangi
Mirah Hotel, salah satu akomodasi pilihan di sekitar Ketapang, Banyuwangi
Pemandangan khas dari Dialoog Hotel Banyuwangi
Pemandangan khas dari Dialoog Hotel Banyuwangi

Jadi, kapan kamu #KembaliBerwisata ke Sunrise of Java, Banyuwangi?

—–

Artikel ini juga dimuat di Blog Smiletrip dengan judul Rekomendasi Hotel, Kuliner, dan Destinasi Libur Akhir Pekan di Banyuwangi.

Beri Komentar

Scroll Up