Riung 17 Pulau, Surga Tropis di Pantai Utara Flores

Pulau-pulau kecil menyebar di antara birunya lautan Flores. Bukit-bukit di tengah pulaunya tampak menjulang dengan warna kecoklatan, tandus, kering dan gersang khas Nusa Tenggara Timur.

Sepintas, pemandangan ini mengingatkan kita pada Taman Nasional Komodo. Tapi ini bukan Gili Padar atau Gili Lawa. Ini Riung.

Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung, atau sering disingkat Riung, berada di pantai utara pulau Flores, tepatnya di Kabupaten Ngada yang berjarak sekitar 60 kilometer dari Bajawa.

Rute road-trip dari Labuan Bajo menuju Riung

Kawasan wisata ini dikenal dengan nama “Riung 17 Pulau”. Tapi sebenarnya ada lebih dari 17 pulau-pulau kecil di perairan sekitar Riung. Nama 17 Pulau diambil dari tanggal Kemerdekaan Indonesia agar mudah diingat.

Meskipun demikian, untuk menyesuaikan dengan nama “17 Pulau” tadi, ada 17 pulau utama yang diberi nama dan beberapa diantaranya menjadi tujuan utama wisata di kawasan ini.

Landscape Riung dari tepi jalan Trans Flores
Beberapa nama pulau di kawasan Riung 17 Pulau

Berikut 17 pulau utama di Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung:

1. Pulau Ontoloe
2. Pulau Pau
3. Pulau Borong
4. Pulau Dua
5. Pulau Batang Kolong
6. Pulau Lainjawa
7. Pulau Besar
8. Pulau Halima, warga setempat juga menyebutnya Pulau Nani
9. Pulau Patta
10. Pulau Rutong
11. Pulau Meja
12. Pulau Bampa, kadang juga disebut sebagai Pulau Tampa atau Pulau Tembang
13. Pulau Tiga atau Pulau Panjang
14. Pulau Tembaga
15. Pulau Taor
16. Pulau Sui
17. Pulau Wire

Seluruh pulau-pulau di Riung ini tidak berpenghuni. Pulau Patta dulu pernah dihuni Suku Bugis dan Bajo, tapi kemudian dipindahkan oleh pemerintah setempat ke dataran Flores, tepatnya di sekitar teluk Riung. Luas taman wisata alam daratan atau kawasan konservasi di Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung ini mencapai 19.100 hektar, sedangkan kawasan konservasi taman laut seluas 9.900 hektar.

Aktivitas utama saat mengeksplor Riung 17 Pulau ini hampir sama ketika kita melakukan trip Komodo. Naik perahu, berpindah dari satu pulau ke pulau lain, berenang, snorkeling, free dive, dan naik ke puncak bukit untuk melihat pemandangan dari ketinggian.

Pantai Watu Pajung di Riung
Riung yang lebih sepi dan tak banyak wisatawan seperti TN Komodo

Tapi satu hal yang istimewa dari Riung. Hampir di setiap spot atau pulau yang dikunjungi, tak ada rombongan wisatawan atau turis seperti di Komodo. Riung begitu tenang dan sepi. Seolah-olah tiap pantai daan pulau jadi milik kita sendiri.

Seperti berada di pulau pribadi

Pulau Ontole adalah pulau terbesar sekaligus terdekat dengan dermaga Riung, hanya sekitar 20 menit saja. Pulau ini dikelilingi area mangrove sebagai habitat ribuan kelelawar, mirip seperti Pulau Kalong di Taman Nasional Komodo.

Kelelawar beterbangaan saat perahu mendekat ke pulau
Biru dan jernihnya air laut di sekitar pulau untuk snorkeling

Beberapa spot snorkeling ada di sekitar Pulau Tiga, Pulau Meja, dan Pulau Rutong. Spot snorkeling di Pulau Rutong mirip seperti Pink Beach Komodo. Pulau Rutong juga memiliki garis pantai yang datar dan pasir putih selembut tepung. Di perairan pantainya juga terdapat banyak bintang laut.

Satu lagi spot snorkeling lainnya di Riung adalah Pulau Meja. Sesuai namanya, perairan di pulau ini seperti dipenuhi oleh karang meja (acropora) berbagai ukuran yang begitu cantik. Di sela-sela hamparan karang meja juga ada bermacam jenis karang lunak (soft coral) dan kipas laut (sea fan).

Karang lunak dan beberapa ikan karang
Manfish dan terumbu karang di sekitar pulau

Beberapa pulau lain yang punya keunikan tersendiri di Riung yaitu Pulau Batang Kolong dan Pulau Bampa dengan habitat mawar laut berwarna merah, Pulau Sui yang terkenal dengan tebing dan jurang bawah lautnya yang menawan, serta Tanjung Toro Padang dengan habitat Komodo atau Biawak Riung (Varanus riungensis), warga setempat menyebutnya “Mbou”.

Menuju Riung

Menjelang sunset di dermaga Riung

Kota terdekat dengan Riung adalah Bajawa dan Ende. Kalau naik pesawat, kamu mesti transit Denpasar atau Kupang, lalu lanjut penerbangan ke Bajawa atau Ende. Ada beberapa maskapai yang melayani rute ini yaitu Wings Air dan Trans Nusa. Dari Bajawa atau Ende ini kamu bisa sewa mobil atau motor dengan lama perjalanan menuju Riung sekitar 3 jam.

Rute lainnya adalah dari Labuan Bajo. Meskipun jarak tempuhnya lebih jauh (320 km), tapi kamu bisa adventure road trip dengan sewa mobil atau motor, lalu melakukan perjalanan darat langsung menuju Riung, kurang lebih 8-9 jam.

Akomodasi di Riung

Sunrise di Riung

Setiba di Riung, langsung saja menuju area dermaga yang di sekitarnya terdapat beberapa homestay dan guesthouse. Salah satunya yang saya tempati adalah Rico-Rico Homestay, RP 150 ribu per kamar/malam.

Di sekitar dermaga ini juga terdapat beberapa toko dan warung kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, satu bar dan restoran, dan satu ATM BRI. Tapi biar aman bawalah uang tunai secukupnya.

Sewa perahu di Riung

Surga tropis yang sepi pengunjung di utara Flores

Tarif sewa perahu untuk seharian berkeliling pulau-pulau di perairan Riung dengan durasi sekitar enam jam adalah RP 400 – 600 ribu, tergantung kemampuan kamu untuk tawar menawar.

Menu makan siang saat trip pulau

Paket ini biasanya sudah termasuk makan siang di pulau dengan menu ikan bakar segar yang langsung diambil dari laut.

Best time to visit

Musim kemarau adalah periode terbaik liburan kesini

Karena letaknya cukup dekat dengan daratan Flores dan ombaknya relatif tak terlalu besar, maka Riung bisa dikunjungi hampir sepanjang tahun.

Tapi periode terbaik ke Riung adalah antara bulan April sampai Oktober saat musim kemarau, cuaca sangat cerah, tidak ada awan atau hujan, dan ombak sangat tenang.

Travel tips

Birunya air laut dan langit di sekitar pulau

• Penginapan di Riung masih sangat sederhana dan belum bisa dibooking lewat travel agent online macam Traveloka atau Booking.com. Jangan khawatir karena kamu bisa langsung booking di lokasi.
• Sinyal HP hanya ada Telkomsel.
• Bawalah alat snorkeling sendiri biar lebih nyaman.
• Kalau mau dive, koordinasikan dengan dive operator di Labuan Bajo atau Bajawa karena tidak ada fasilitas dive di Riung.
• Makanan di Riung umumnya seafood, dengan beberapa warung dan toko kelontong di sekitar dermaga.
• Jangan lupa bawa bekal makanan dan minuman saat trip pulau karena tidak ada penjual, dan jangan lupa bawa kembali sampahmu ke daratan.

Jadi, kapan kamu ke Riung?

Karena Flores tak hanya Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.

You may also like...

Popular Posts

Beri Komentar