Salju Tipis, Sakura, dan Musim Semi di Shirakawa-go

Setelah “segitiga emas” Tokyo-Kyoto-Osaka terpenuhi dalam bucketlist kamu di Jepang, destinasi mana lagi yang pengen kamu kunjungi di Negeri Sakura? Jawabannya bisa jadi adalah Shirakawa-go!

Desa kecil yang terletak di pegunungan Gifu, Prefektur Toyama ini memang unik dan eksotik. Wilayah utama Shirakawago meliputi Ogimachi, Suganuma, dan Ainokura. Shirakawa-go terkenal dengan rumah-rumah pertanian tradisional berusia hampir 250 tahun yang dinamakan gassho-zukuri. Desa ini masuk dalam daftar UNESCO World Heritage sejak tahun 1995.

Suasana di Shirakawa-go pada awal bulan April

Gassho-zukuri bermakna “dibangun seperti tangan yang berdoa”, atap rumah-rumah yang menjadi ciri khas Shirakawa-go ini memang menyerupai tangan biksu yang sedang berdoa. Atapnya dibuat tanpa paku. Gaya arsitektur yang sudah turun-temurun ini terbukti mampu menahan salju tebal pada musim dingin.

Rumah-rumah pedesaan di Shirakawa-go
Suasana jelang musim semi di Shirakawa-go

Ogimachi adalah desa terbesar dan paling populer di Shirakawa-go, dengan deretan rumah gassho-zukuri di kiri-kanannya. Untuk mendapatkan view desa ini dari atas, kamu bisa menuju Tenshukaku Observatory dengan jalan kaki sekitar 15 menit dari Shirakawa-go Station.

Pemandangan Shirakawa-go dari ketinggian
Tenshukaku Observatory

Obyek lain di Ogimachi yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Wada House, sebuah rumah tradisional yang dibangun pada Zaman Edo (1603–1868) yang masih terawat dengan baik dan ditetapkan sebagai Important Cultural Properties di Shirakawa-go.

Jalan utama di Shirakawa-go adalah Shirakawa Kaido Street, yang di kiri-kanannya banyak toko souvenir, vending machine, dan street-food seperti Hidagyu Beef. Di area ini tidak ada Lawson, Sevel, atau Family Mart, jadi kamu mesti mempersiapkan bekal sendiri. Ada satu gerai Daily Yamazaki -semacam Sevel- yang jaraknya sekitar 500 meter dari Shirakawa-go Station.

Shirakawa Kaido Street
Salah satu toko souvenir di Shirakawa Kaido Street

Wisatawan yang berkunjung ke Shirakawa-go biasanya mengambil one day trip dari Takayama atau Kanazawa. Tapi saya sarankan untuk menginap, setidaknya satu malam di Shirakawa-go, untuk merasakan suasana sepi, tenang, aman, dan nyaman khas Shirakawa-go.

Sakura mulai mekar di Shirakawa-go
Di depan hostel Shirakawago Kei

Selama di Shirakawa-go, saya menginap di hostel Shirakawago Kei, jaraknya sekitar 1 km dari Shirakawa-go Station. Hostelnya baru, sangat nyaman, hangat pada malam hari, dan owner-nya sangat ramah -saya bahkan sempat diantar dengan mobil pribadinya menuju Shirakawa-go Station.

Shirakawa-go Bus Terminal

Cara menuju Shirakawa-go

Wisatawan umumnya ambil rute Tokyo-Tatayama-Shirakawa. Karena saya berangkat dari Kyoto, maka saya lewat Kanazawa. Kalo kamu dari Tokyo pun juga bisa lewat Kanazawa. Ada banyak pilihan transportasi mulai dari bis antar kota, kereta JR, atau Shinkansen dari Tokyo ke Kanazawa. Kemudian dari Kanzawa ke Shirakawa-go tinggal naik bis dengan lama perjalanan sekitar 1,5 jam saja.

Best time to visit

Puncak kunjungan di Shirakawa-go adalah musim dingin atau salju, sekitar bulan Januari sampai akhir Februari. Pada awal April, cuaca mulai hangat dan sakura bermekaran di Shirakawa-go, dengan latar belakang langit biru dan bukit-bukit yang masih diselimuti salju tipis di puncaknya. Sebuah pemandangan yang sempurna di Shirakawa!

You may also like...

Popular Posts

Beri Komentar