Beberapa ilustrasi di bawah ini sedikit banyak bisa menggambarkan perbedaan kultur antara Hanoi dan Ho Chi Minh City atau yang dulu disebut Saigon.

Orang Vietnam suka bunga. Di Saigon, penjual bunga ada di toko-toko, sedangkan di Hanoi penjual bunga banyak yang keliling naik sepeda.

Hanoi dan Saigon sama-sama terkenal dengan street-food. Penjual street-food di Saigon lebih modern dengan lapak kekinian, sedangkan di hanoi lebih tradisional, mereka menyebutnya hang rong.

Saat musim semi atau Chinese New Year (orang Vietnam menyebutnya Tet), Hanoi identik dengan bunga warna merah (Nhat Tan) sedangkan Saigon lebih banyak bunga warna kuning (Hoa Mai).

Pho sudah jadi menu nasional di Vietnam. Untuk Hanoi, Pho dijual di lapak-lapak pinggir jalan dengan kursi kecil, sedangkan di Saigon sudah banyak rumah makan kekinian yang menyajikan Pho.

Bagi orang Hanoi, sarapan itu wajib hukumnya. Mereka biasa makan semangkuk Pho atau seporsi Bun Cha. Tapi orang Saigon sudah biasa tidak sarapan, atau cukup dengan segelas kopi dan sepotong roti.

Di Hanoi, makan malam adalah waktunya berkumpul dengan keluarga dan bercerita apa saja, sebagai pertanda mereka adalah keluarga bahagia. Sedangkan di Saigon makan malam lebih tenang dan tidak terlalu menunjukkan status sosial.

Untuk makan siang atau lunch, orang Hanoi biasa makan Bun Cha atau Pho, sedangkan orang Saigon lebih suka Com Tam.

Orang Hanoi lebih suka rasa makanan yang asin, masam, dan sedikit pedas, sedangkan orang Saigon lebih suka rasa manis dan sedap.

Orang Hanoi lebih suka teh hijau hangat, sedangkan orang Saigon suka es kopi susu. Tapi keduanya sama-sama suka bir.

Kalo soal hobi nongkrong, orang Hanoi lebih suka nongkrong di coffee shop pinggir jalan dengan kursi kecil, sedangkaan orang Saigon lebih suka nongkrong di cafe-cafe kekinian yang ada live music.

Saat berkunjung ke keluarga di Hanoi, mereka pasti menyajikan secangkir teh hijau sebagai bentuk rasa hormat, sedangkan di Saigon lebih casual, biasanya cukup dengan air mineral, coca cola, atau semacamnya.

Saat musim hujan, Hanoi terkenal dengan curah hujan yang tinggi, hujan bisa sepanjang hari dari pagi sampai malam. Di Saigon, hujan biasanya hanya sebentar saja.

Soal hubungan sosial atau status sosial, pemimpin dianggap punya kedudukan yang lebih tinggi atau terpandang, sedangkan di Saigon lebih bersifat egaliter.

Dalam berpikir dan berperilaku, orang Hanoi umumnya mengutamakan akal dan kelembutan. Orang-orang Saigon berpikir dengan logika, serius, dan segala sesuatu harus logis.

Ini bentuk helm yang umumnya dipakai orang-orang Hanoi dan Saigon.

Resepsi pernikahan di Hanoi biasanya dilangsungkan pada siang hari, sedangkan di Saigon pada malam hari.

Untu urusan olahraga, orang Hanoi terkenal suka melakukan olahraga pagi bersama-sama di taman atau danau (Hoan Kiem Lake contohnya), sedangkan orang Saigon tidak terlalu suka olahraga.

Taksi di Hanoi umumnya pakai jenis sedan, sedangkan di Saigon pakai SUV.

Kembali ke status sosial, penampilan sangat penting bagi orang Hanoi, mereka suka yang mewah dan berkelas, sedangkan orang Saigon lebih suka hal-hal yang simpel.

Dan masih banyak lagi…

Kalo kamu ingin ke Vietnam dan masih bingung antara mau ke Hanoi atau Ho Chi Minh City (Saigon), bisa baca penjelasannya di artikel ini.

Sumber gambar dari Hanoi Food Tour.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *