Beberapa negara Asia Tenggara yang sebelumnya melakukan lockdown dan berhasil melandaikan kurva Covid19 mulai melonggarkan physical distancing.

Salah satunya adalah Vietnam, negara yang dianggap sukses mengendalikan penyebaran virus corona tanpa catatan kematian.

Pekan ini Vietnam mulai membuka lagi sejumlah obyek wisata terkenal, seperti Halong Bay, Cat Ba Island, dan Yen Tu Pagoda di Provinsi Quang Ninh.

Sejumlah obyek wisata populer ini sempat ditutup total selama dua bulan sebagai upaya Vietnam mencegah penyebaran virus corona.

Obyek wisata buka kembali dengan protokol kesehatan

Meskipun telah dibuka kembali untuk wisatawan, protokol kesehatan tetap dilakukan dengan ketat, seperti pengecekan suhu tubuh, masker, dan fasilitas cuci tangan dengan hand sanitizer.

Kota-kota lain seperti Da Lat, Hoi An, dan Nha Trang yang populer dengan wisata pantai juga telah membuka obyek wisata, bertepatan dengan libur May Day dan Reunification Day awal Mei kemarin.

Umumnya kota atau obyek wisata yang mulai dipadati wisatawan adalah destinasi populer untuk warga lokal. Seperti Kim Liem Relic di Provinsi Nghe Anh yang merupakan kota kelahiran presiden pertama Vietnam, Ho Chi Minh.

Untuk menggairahkan sektor wisata pasca pandemi, Vietnam juga menggratiskan tiket masuk ke kawasan kota tua Ancient Capital City di Hue.

Beberapa destinasi memang masih terbatas untuk wisatawan lokal dan warga expat saja, belum menerima kunjungan wisatawan asing.

Transportasi domesik kembali normal

Bis antar kota dan kereta api lintas propinsi sudah beroperasi lagi, termasuk penerbangan domestik dua maskapai: Vietnam Airlines dan Vietjet.

Penerbangan internasional masih terbatas dari beberapa negara saja, karena masih banyak negara yang belum melonggaran lockdown.

Untuk penerbangan domestik sudah tidak diberlakukan physical distancing karena kasus Covid19 – terutama kasus domestik atau local transmition di Vietnam dianggap sudah bisa dikendalikan.

Pendatang wajib karantina 14 hari dan empat kali tes Covid19

Vietnam kini mewaspadai masuknya virus corona dari wisatawan asing. Semua pendatang dari luar negeri yang tiba di bandara Ho Chi Minh City akan menjalani karantina selama 14 hari.

Tes akan dilakukan sebanyak empat kali selama masa karantina, yaitu pada hari pertama, hari kelima, hari ke-10, dan hari terakhir masa isolasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *