[UPDATE] 19 Maret

Vietnam menghentikan visa untuk semua warga negara asing.

Pendatang dari negara bebas visa ~termasuk Indonesia, harus menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 dari negara asal dan harus disetujui Pemerintah Vietnam.

Pendatang dari Amerika Serikat, Eropa, dan ASEAN juga diwajibkan melakukan karantina massal selama 14 hari, edangkan pendatang yang tidak dikenakan karantina massal tetap harus menjalani karantina rumah dengan pemantauan.

KBRI Hanoi mengimbau warga negara Indonesia membatasi bepergian ke Vietnam, kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak dan tidak bisa ditunda.

Semua pendatang ke Vietnam wajib menjalani karantina

Vietjet dan Vietnam Airlines hentikan penerbangan

Vietjet Air menghentikan seluruh penerbangan ke Asia Tenggara mulai Jumat 20 Maret. Vietjet memiliki rute dari Vietnam menuju Thailand, Malaysia, Kamboja, Myanmar, dan Indonesia.

Sementara itu Vietnam Airlines lebih dulu menghentikan penerbangan ke Prancis dan Malaysia, yang kemungkinan besar juga akan disusul semua rute di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Vietjet stop seluruh penerbangan ASEAN

Virus corona di Vietnam

Sampai 19 Maret: 75 positif, 0 meninggal.

Industri wisata Vietnam mengalami pukulan berat karena virus corona. Jasa travel di Vietnam yang 70 persen adalah industri kecil, diprediksi gulung tikar apabila situasi ini tidak berubah sampai enam bulan ke depan.

Antara Januari sampai Maret adalah puncak peak season awal tahun di Vietnam, dimulai dengan Tahun Baru China dan sejumlah festival menyambut musim semi. Tapi sejak merebaknya kasus corona, wisatawan asing dan lokal menurun drastis dan sejumlah obyek wisata ditutup oleh pemerintah Vietnam.

Sejumlah kawasan di Hanoi harus dikarantina karena merebaknya virus corona, termasuk beberapa lokasi di kawasan ramai wisatawan di Old Quarter.

Mulai 12 Maret, Vietnam telah menutup sejumlah destinasi wisata populer seperti Halong Bay, Bai Tu Long Bay, Lan Ha Bay, Cat Ba Island, kawasan kota tua Hoi An, pulau-pulau wisata Con Dao, Cu Lao Cham, Ly Son, dan yang paling baru ditutup adalah Phu Quoc Island pada 16 Maret.

Halong Bay ditutup karena virus corona

Di Hanoi sendiri beberapa obyek wisata berupa museum dan pagoda juga ditutup, seperti Hoa Lo Prison, Temple of Literature, Ngoc Son Temple, dan Tran Quoc Pagoda.

Event bergengsi Formula 1 yang untuk pertama kali akan digelar di Hanoi pada 5 April pun harus dibatalkan karena virus corona ini.

Di kawasan selatan, sejumlah destinasi wisata area Mekong Delta juga telah menutup kunjungan wisatawan, diantaranya adalah Can Tho dan Con Son Islet di Binh Thuy District.

Sementara itu di Ho Chi Minh City, pasar yang paling terkenal sebagai pusatnya oleh-oleh dan souvenir murah dan lengkap, Ben Tanh Market, kini makin sepi sejak tak ada lagi wisatawan asing dan jumlah wisatawan lokal yang menurun drastis.

Vietnam karantina beberapa wilayah di Hanoi

Sedikit berbeda dengan saran WHO, Vietnam mewajibkan siapa pun yang berada di tempat umum untuk memakai masker. Di Hanoi, pemerintah menyediakan masker gratis di tempat-tempat umum seperti terminal bis, stasiun kereta, dan bandara.

Buat yang suka sepakbola, kompetisi Liga Vietnam atau V-League 1 resmi dihentikan sampai awal April untuk mencegah menyebarnya virus corona. Selain sepakbola dan event olahraga, sejumlah festival budaya dan hiburan juga ditunda atau dibatalkan.

Mulai 16 Maret, sebagian area di kawasan backpacker Bui Vien dan Pham Ngu Lao ditutup oleh petugas keamanan setelah beberapa turis Eropa diduga terjangkit virus corona.

Jalur kereta api di bagian utara Vietnam dihentikan untuk sementara karena jumlah penumpang yang menurun drastis. Rute yang ditutup yaitu dari Hanoi ke Hai Phong City,  Halong City, Dong Da, Thai Nguyen, Lao Cai, dan kereta menuju perbatasan China.

Semua pusat hiburan di District 1 Ho Chi Minh City sudah ditutup mulai 14 Maret. District 1 adalah daerah yang populer di kalangan wisatawan dan banyak terdapat bar, cafe, karaoke, dan hiburan lainnya.

One thought on “Vietnam: Panduan Liburan Saat Pandemi Virus Corona

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *